Menutup perdagangan, Senin (2/4/2012), IHSG menanjak 44,521 poin (1,08%) ke level 4.166,072. Sementara Indeks LQ 45 melesat 7,991 poin (1,12%) ke level 720,542.
Indeks terus bergerak di jalur hijau, setelah Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi Maret 0,7% atau masih di bawah 1%. Belum lagi bursa regional sebagian besar berada di jalur hijau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Senin (2/4/2012), indeks Dow Jones naik 52,45 poin (0,4%) ke level 13.264,49. Indeks S&P 500 naik 10,43 poin (0,74%) ke level 1.418,9, dan indeks Nasdaq naik 28,13 poin (0,91%) ke level 3.119,7.
Pergerakan bursa-bursa regional pagi ini:
- Indeks Hang Seng naik 177,76 poin (0,87%) ke level 20.700,02
- Indeks Nikkei 225 melemah 36,32 poin (0,36%) ke level 10.073,55.
- Indeks KOSPI naik 17,16 poin (0,85%) ke level 2.046,88.
- Indeks Strait Times naik 14,99 poin (0,5%) ke level 3.031,06
Rekomendasi saham hari ini:
Panin Sekuritas
Kemarin indeks berhasil menguat cukup signifikan didorong pengumuman BPS terkait data inflasi yang rendah. Selain data inflasi, pasar juga merespon positif pengumuman kinerja emiten 2011. Pasca penundaan kenaikan harga BBM, investor masih terus melakukan pembelian di pasar sehingga indeks berhasil menguat signifikan +1,08% pada 4.166,072. Investor asing kembali menjadi pendorong naiknya indeks. Ditengah ancaman aksi ambil untung, kami melihat indeks masih berpeluang untuk mendekati level 4.200. Kami perkirakan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.126-4.189. Saham pilihan : GGRM, JSMR, KIJA, PNBN, BDMN.
eTrading Securities
Secara teknikal, IHSG berhasil melanjutkan penguatannya dalam lima hari terakhir dengan candlestick membentuk bullish marubozu didukung dengan volume di atas rata-rata 20 harinya yang mengindikasikan besarnya tekanan beli. Indikator RSI masih bergerak uptrend, namun perlu diperhatikan indikator stochastic yang berpotensi membentuk deathcross di area overbought. Pada perdagangan hari ini (3/4/2012), IHSG diperkirakan akan cenderung mengalami profit taking dan bergerak di kisaran 4,131-4,195 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain BHIT, HRUM, dan ENRG.
(dnl/dnl)











































