IHSG Turun 3,892 Poin di Level 750,040
Senin, 09 Agu 2004 16:11 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Senin (9/8/2004) turun 3,892 poin pada level 750,040. Perdagangan saham sepanjang hari ini terus mengalami tekanan sehubungan dengan melemahnya bursa global dan regional karena pengaruh naiknya harga minyak dunia dan rencana The Fed kembali menaikkan suku bunga.Indeks LQ 45 turun 0,688 poin pada level 163,214, JII naik 0,101 poin pada level 125,360, MBX turun 1,445 poin pada level 201,216 dan DBX turun 0,405 poin pada level 173,574.Perdagangan di pasar reguler tidak begitu ramai dengan transaksi yang terjadi sebanyak 6.477 kali pada volume 992.535 lot saham senilai Rp 312,303 miliar. Sebanyak 42 saham naik, 56 saham turun dan 283 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top loser diantaranya HM Sampoerna turun Rp 200 jadi Rp 5.350, Unilever turun Rp 125 jadi Rp 3.675, BCA turun Rp 50 jadi Rp 1.825, Indocement turun Rp 50 jadi Rp 1.525, Astra International turun Rp 50 jadi Rp 5.600, Danamon turun Rp 50 jadi Rp 3.275, BRI turun Rp 25 jadi Rp 1.675 dan Bank Mandiri turun Rp 25 jadi Rp 1.225.Sedangkan saham yang mengalami kenaikan harga di top gainer, diantaranya Telkom turun Rp 100 jadi Rp 7.650, Indosiar naik Rp 50 jadi Rp 575, Bumi Resources naik Rp 25 jadi Rp 625, Hexindo Adiperkasa naik Rp 25 jadi Rp 1.600 dan Indosat naik Rp 25 jadi Rp 4.050.Melemahnya bursa regional dan global seperti indeks Dow Jones pada pekan lalu memberikan pengaruh terhadap penurunan IHSG. Pasalnya kenaikan harga minyak dunia diprediksikan akan mempengaruhi saham-saham di dunia yang banyak menggunakan energi minyak. Selain itu bursa global juga mengantisipasi rencana kenaikan suku bunga The Fed yang kabarnya akan dilakukan dalam waktu dekat.
(nit/)











































