Bursa Asia Dorong IHSG Jatuh 81 Poin

Bursa Asia Dorong IHSG Jatuh 81 Poin

- detikFinance
Rabu, 04 Apr 2012 16:09 WIB
Bursa Asia Dorong IHSG Jatuh 81 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 81 poin terkena aksi ambil untung dan koreksi yang diderita bursa-bursa Asia. Investor asing mulai menarik dananya keluar pasar modal.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.150 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.140 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 6,891 poin (0,17%) ke level 4.208,553 terkena profit taking. Posisi indeks sudah jenuh beli setelah kemarin cetak rekor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi ambil untung langsung terjadi pada pembukaan perdagangan, dilakukan oleh baik investor lokal dan asing. Tekanan jual sangat tinggi sehingga indeks sama sekali tak menyentuh zona hijau hari ini.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG ambles 52,185 poin (1,24%) ke level 4.163,259 akibatnya maraknya aksi ambil untung. Investor asing mulai mengambil kembali dana-dananya yang selama ini disimpan di pasar.

Aksi jual terus berlangsung hingga sempat menekan indeks ke posisi terendahnya di 4.122,224. Aksi beli jelang penutupan berhasil mengurangi koreksi IHSG.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (4/4/2012), IHSG ditutup jatuh 81,408 poin (1,94%) ke level 4.134,036. Sementara Indeks LQ 45 ditutup terjun bebas 19,254 poin (2,64%) ke level 712,381.

Tekanan jual terjadi di seluruh lapisan saham dan sektor industri, terutama saham-saham yang kemarin sudah naik cukup tinggi. Seluruh indeks sektoral di lantai bursa terpangkas.

Sektor aneka industri, konsumer, manufaktur dan agrikultur jatuh lebih dari dua persen. Hanya sektor infrastruktur yang melemah paling tipis, sebanyak 1,11%.

Secara perlahan tapi pasti, investor asing mulai menarik kembali dana yang sudah disimpannya dalam satu pekan terakhir. Hari ini, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 466,795 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 129.641 kali pada volume 7,61 juta lot saham senilai Rp 4,937 triliun. Sebanyak 86 saham naik, sisanya 194 saham turun, dan 93 saham stagnan.

Rencana the Fed untuk tak lagi memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi AS membuat bursa-bursa di Asia tertekan dan kompak bertahan di zona merah.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:


  • Indeks Nikkei 225 terjun bebas 230,40 poin (2,29%) ke level 9.819,99.  
  • Indeks Straits Times melemah 23,76 poin (0,79%) ke level 2.991,22.  
  • Indeks KOSPI anjlok 30,67 poin (1,50%) ke level 2.018,61.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Hero Supermarket (HERO) naik Rp 5.900 ke Rp 35.500, Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 2.000 ke Rp 142.000, Merck (MERK) naik Rp 1.000 ke Rp 148.000, dan Fastfood (FAST) naik Rp 600 ke Rp 14.700.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 2.750 ke Rp 74.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.200 ke Rp 57.250, United Tractor (UNTR) turun Rp 1.600 ke Rp 31.100, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.350 ke Rp 43.700.


(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads