Transaksi terakhir di pasar sekunder ini menjadi titik tolok ukur penting bagi perspektif investor dan bankir yang mengincar saham perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg ini saat IPO bulan Mei mendatang.
"Saya rasa data tersebut akan menjadi bahan pertimbangan mereka. Ratusan juta dolar IPO di kisaran angka US$ 40 per lembar. Ini angka bagus yang akan menimbulkan sedikit gejolak untuk orang-orang yang menunggu IPO,β ujar Lou Kerner, analis pasar sekunder dan pendiri Social Internet Fund, dikutip dari CNBC (5/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Minggu lalu, rival utama SecondMarket β Sharespost menggelar lelang Facebook terakhirnya. Mereka menetapkan harga US$ 44,10 untuk 150.000 lot, mengimplikasikan nilai kasar US$ 103 miliar (Rp 937,3 triliun) menurut estimasi penghitungan Sharespost.
Namun hingga saat ini, perwakilan SecondMarket masih menolak berkomentar.
Facebook telah mengajukan IPO senilai USD 5 milyar (Rp 45.5 trilyun), namun diperkirakan masih bisa naik menjadi USD 10 milyar (Rp 91 trilyun). Nilai itu akan menjadikan Facebook sebagai IPO perusahaan yang bergerak di bidang internet terbesar dalam sejarah.
Transaksi tersebut dipimpin oleh Morgan Stanley, JPMorgan, Goldman Sachs, Bank of America, Barclays dan Allen & Company. Total 31 bank menjadi penasehat transaksi itu.
(ang/ang)











































