Wall Street Alami Pekan Terburuk di 2012 Gara-gara Krisis Eropa

Wall Street Alami Pekan Terburuk di 2012 Gara-gara Krisis Eropa

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 06 Apr 2012 09:31 WIB
Wall Street Alami Pekan Terburuk di 2012 Gara-gara Krisis Eropa
New York - Bursa saham Wall Street mengalami pekan terburuknya tahun ini akibat tekanan di krisis Eropa yang menunjukkan rentannya sistem keuangan Uni Eropa. Data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang solid kalah oleh sentimen dari tingginya surat utang Spanyol.

Indeks Dow Jones dan S&P 500 melemah untuk hari ketiganya berturut-turut. Akan tetapi Nasdaq berhasil menguat tipis terbantu saham Bed Bath & Beyond setelah menguat 10% didorong positifnya laporan keuangan.

Indeks S&P 500 kehilangan 0,7% pekan ini, menjadi koreksi mingguan terbesar di tahun ini menyusul terus menanjaknya imbal hasil surat utang spanyol akibat krisis Eropa yang tak kunjung usai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marc Pado, Perencana Strategi Pasar dari DowBull.com di San Francisco, mengatakan, setelah S&P 500 menanjak 30% dair Oktober, investor mula ketakutan tingginya yield tersebut bisa memicu krisis baru yang merambat ke AS.

"Kekhawatiran pelaku pasar tidak berhenti begitu saja, terutama gara-gara Eropa, karena di sana banyak ketidakpastian," katanya dikutip dari Reuters, Jumat (6/4/2012).

Dalam menyambut libur paskah, volume perdagangan di bursa saham New York, Nasdaq dan Amex hanya sebanyak 5,7 miliar lembar saham, posisi terendah dalam satu bulan terakhir. Apalagi jika dibandingkan rata-rata transaksi harian tahun lalu sebanyak 7,84 miliar.

Pada penutupan Kamis waktu setempat, Dow Jones turun 14,61 poin (0,11%) ke level 13.060,14. The Standard & Poor's 500 melemah tipis 0,88 poin (0,06%) ke level 1.398,08. Sementara Nasdaq naik tips 12,41 poin (0,40%) ke level 3.080,50.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads