PEFINDO juga menurunkan peringkat Sukuk Ijarah I/2009 Seri B yang dikeluarkan Bakrieland Development menjadi idBBB dari idBBB+.
Analis PEFINDO, Vonny Widjaja dan Rachmadi Kurniawan menjelaskan dalam keterangan tertulisnya (9/4/2012), penurunan peringkat disebabkan oleh melemahnya rasio proteksi arus kas perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Outlook peringkat perusahaan adalah negatif, untuk mengantisipasi rasio proteksi arus kas perusahaan yang tetap lemah bila rencana divestasi bisnis jalan tol tidak terealisasi dalam waktu dekat," katanya.
Namun Bakrieland masih bisa melunasi Sukuk Ijarah I/2009 serie B senilai Rp 90 miliar yang akan jatuh tempo pada 7 Juli 2012 dengan menggunakan dana internal. Per 31 Desember 2011, jumlah kas Bakrieland adalah Rp 597,1 miliar.
Pemegang saham perusahaan properti milik grup Bakrie ini terdiri dari Avenue Capital (12,16%), Daiwa Capital Market (5,89%), Asuransi Jiwa Sinarmas (5,02%) dan publik (76,93%). Grup Bakrie memiliki sekitar 30% saham melalui beberapa nama.
(ang/ang)











































