Gagal Bertahan di Zona Hijau, IHSG Menipis 4 Poin

Gagal Bertahan di Zona Hijau, IHSG Menipis 4 Poin

- detikFinance
Selasa, 10 Apr 2012 16:10 WIB
Gagal Bertahan di Zona Hijau, IHSG Menipis 4 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang seharian bertahan di zona hijau akhirnya harus menipis 4 poin akibat aksi ambil untung investor lokal. Dana asing justru kembali masuk ke lantai bursa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.160 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.180 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 4,401 poin (0,10%) ke level 4.158,468 terbantu penguatan beberapa bursa di regional. Sentimen negatif masih datang dari pasar global.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi beli belum terlalu marak sehingga indeks hanya bergerak dalam rentang yang tipis. Posisi tertinggi yang bisa diraih indeks juga tidak terlalu tinggi, hanya di level 4.171,674.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 4,380 poin (0,10%) ke level 4.158,447 akibat perburuan di saham-saham properti. Investor asing masih mengambil untung sehingga menghambat laju indeks.

Memasuki perdagangan sesi II, indeks sempat jatuh ke teritori negatif masih dalam rentang yang tipis di level 4.143,737. Beberapa investor lokal sempat melakukan aksi ambil untung.

Menutup perdagangan, Selasa (10/4/2012), IHSG menipis 4,268 poin (0,11%) ke level 4.149,799. Sementara Indeks LQ 45 turun tipis 2,575 poin (0,37%) ke level 711,679.

Investor asing berubah pikiran dan mulai balik arah melakukan pembelian, sore ini transaksinya tercatat pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 107,354 miliar di seluruh pasar.

Akan tetapi, aksi jual oleh investor lokal justru terjadi di menit-menit terakhir menjelang penutupan perdagangan. Sehingga indeks gagal bertahan di zona hijau.

Saham properti yang siang tadi sempat naik tinggi langsung dilepas investor. Giliran saham-saham infrastruktur yang memimpin penguatan bursa. Kondisi indeks sektoral berimbang, lima melemah dan lima menguat.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 116.957 kali pada volume 10,775 juta lot saham senilai Rp 4,034 triliun. Sebanyak 130 saham naik, sisanya 143 saham turun, dan 105 saham stagnan.

Pergerakan bursa-bursa di regional tak banyak berubah sejak pagi tadi, masih mixed dengan beberapa berhasil menguat di zona hijau, seperti pasar saham China dan Singapura.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 20,09 poin (0,88%) ke level 2.305,86.  
  • Indeks Hang Seng anjlok 236,76 poin (1,15%) ke level 20.356,24.  
  • Indeks Nikkei 225 turun tipis 8,24 poin (0,09%) ke level 9.538,02.  
  • Indeks Straits Times menguat 19,01 poin (0,64%) ke level 2.979,11.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Century Textille (CNTX) naik Rp 2.400 ke Rp 15.000, Hero Supermarket (HERO) naik Rp 1.200 ke Rp 6.100, Indomobil (IMAS) naik Rp 1.000 ke Rp 16.400, dan Sarana Menara (TOWR) naik Rp 800 ke Rp 14.800.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.150 ke Rp 74.100, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 450 ke Rp 56.800, United Tractor (UNTR) turun Rp 400 ke Rp 31.000, dan Sumber Alfaria (AMRT) turun Rp 300 ke Rp 5.050.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads