Harga Komoditas Beri Sentimen Negatif

Rekomendasi Saham

Harga Komoditas Beri Sentimen Negatif

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 12 Apr 2012 08:01 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terpangkas 19 poin akibat aksi ambil untung di saham-saham unggulan. Indeks hampir saja meninggalkan level 4.100 atas koreksi tersebut.

Pemicu aksi jual itu adalah krisis utang Eropa yang kembali memanas akibat imbal hasil surat utang Italia dan Spayol terus meninggi. Dua negara tersebut memegang peran penting dalam krisis, layaknya Yunani.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (11/4/2012), IHSG ditutup terpangkas 19,786 poin (0,48%) ke level 4.130,013. Sementara Indeks LQ 45 ditutup melemah 3,471 poin (0,48%) ke level 708,208.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melemahnya harga komoditas akan membuat saham berbasis sama terkena koreksi, akan tetapi penguatan dari pasar global bisa membantu indeks. Sehingga indeks diperkirakan akan bergerak fluktuatif hari ini.

Penantian atas laporan kinerja emiten triwulan-I 2012 berhasil mengakhiri koreksi lima hari Wall Street. Saham-saham yang sudah murah kembali dikoleksi investor.

Pada perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 89,46 poin (0,70%) ke level 12.805,39. Indeks Standard & Poor's 500 bertambah 10,12 poin (0,74%) ke level 1.368,71. Indeks komposit Nasdaq bertambah 25,24 poin (0,84%) ke level 3.016,46.

Pergerakan bursa regional pagi ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun tipis 7,99 poin (0,08%) ke level 9.450,75.  
  • Indeks KOSPI melemah 19,08 poin (0,96%) ke level 1.975,33.

Rekomendasi saham hari ini:
Panin Sekuritas
Sentimen negatif dari bursa regional menjadi pemicu tekanan jual pada perdagangan kemarin. Menghangatnya kembali masalah krisis hutang Eropa dan lonjakan yield surat hutang Spanyol membayangi pergerakan bursa regional. Sebagai dampak dari ekspektasi melambatnya pertumbuhan ekonomi di negara-negara kekuatan ekonomi dunia, juga berimbas pada perekonomian dan pasar modal dalam negeri. Saham pertambangan tampaknya menjadi sasaran jual investor, sebagai dampak antisipasi dari penurunan permintaan komoditas. Investor asing tampak mulai melakukan net sell kemarin. IHSG ditutup melemah -0,4%. Hari ini kami perkirakan indeks masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance 4.100-4,152.

eTrading Securities
Secara teknikal, IHSG kembali terkoreksi untuk tiga hari berturut-turut. Indikator Stochastic gagal membentuk golden cross sementara MACD berpotensi membentuk deathcross. Pada perdagangan Kamis (12/4), diperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat dan akan bergerak pada range 4095-4166. Sementara itu, dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. GGRM, BBNI, dan JPFA.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads