Selain melaporkan telah raup laba US$ 2,89 miliar (Rp 26 triliun) di triwulan I-2012, Google Inc juga berencana untuk memecah saham (stock split) dengan skala 2:1. Supaya sahamnya lebih gampang diperdagangkan.
Seperti dilansir dari AFP, Jumat (13/4/2012), selain meraup laba sebesar itu, raksasa internet itu juga meraup pendapatan US$ 10,65 miliar. Bandingkan dengan laba dan pendapatan tahun lalu pada periode yang sama US$ 1,8 miliar dan US$ 8,57 miliar.
"Kami mendapat momentum yang bagus atas penjualan aneka produk kami, seperti Android, Chrome, dan YouTube," kata Larry Page, salah satu pendiri sekaligus CEO Google.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan kemarin, saham Google sudah mencapai US$ 651,01 per lembar (Rp 5,859 juta) dan kembali menanjak ke US$ 653 per lembar setelah penutupan perdagangan.
Saham Google terus menanjak sejak masuk bursa pada 2004, akan tetapi baru kali ini manajemen memutuskan untuk 'mempercantik' sahamnya supaya bisa menjangkau lebih banyak investor.
"Meski keputusan ini terlihat kontroversial, kami percaya ini adalah hal yang tepat untuk dilakukan," kata Page. (ang/dnl)











































