Ekonomi China Melambat, Wall Street Jatuh

Ekonomi China Melambat, Wall Street Jatuh

- detikFinance
Sabtu, 14 Apr 2012 10:41 WIB
Ekonomi China Melambat, Wall Street Jatuh
New York - Bursa saham Wall Street alami pekan terburuknya sejak November tahun lalu atas banyaknya aksi lepas saham. Pertumbuhan ekonomi China yang melambat menimbulkan kekhawatiran.

Selain itu, krisis utang Eropa juga kembali muncul setelah imbal hasil surat utang Spanyol dan Italia tetap tinggi. Sektor yang paling banyak terkena tekanan jual adalah material, energi dan finansial.

Indeks S&P 500 sudah turun 3,4% dari posisi tertingginya tahun ini. Dalam dua pekan terakhir, indeks acuan tersebut sudah terkoreksi 2,7%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua orang memperhatikan pertumbuhan ekonomi global, tapi dengan adanya perlambatan di China serta imbal hasil yang tinggi di Eropa, ini menimbulkan pertanyaan seberapa kuat pertumbuhan yang bisa terjadi," kata Brad Sorensen, Analis Pasar sekaligus Direktur Charles Schwab di Denver, dikutip dari Reuters, Sabtu (14/4/2012).

"Itulah yang akhirnya menyebabkan koreksi, dengan sektor finansial yang terkena imbas," tambahnya.

Sektor finansial di Indeks S&P jatuh 2,5% pada perdagangan kemarin, dan turun 2,8% selama satu pekan. Sementara Bank of America Corp jatuh 5,3% ke level US$ 8,68 dan Morgan Stanley ambels 5,2% ke level US$ 17,28 per lembar.

Imbal hasil alias yield surat utang Spanyol menembus 500 basis poin untuk pertama kalinya akibat tingginya eksposur perbankan negara tersebut atas utang-utang luar negerinya.

Pertumbuhan ekonomi China di triwulan I-2012 melambat jadi hanya 8,1%, lebih rendah dari perkiraan para analis. Pertumbuhan tersebut merupakan yang paling lambat dalam tiga tahun terakhir.

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones ambles 136,99 poin (1,05%) ke level 12.849,59. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 17,31 poin (1,25%) ke level 1.370,26. Indeks Komposit Nasdaq jatuh 44,22 poin (1,45%) ke level 3.011,33.

Sepanjang tahun ini, Indeks S&P 500 masih menguat 9%. Tapi dalam sepekan ini sudah turun 2%. Sementara Dow Jones kehilangan 1,6% dan Nasdaq jatuh 2,2%.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads