"Tepatnya 642 dan Mei ini akan masuk semua," kata Direktur Utama PT Jasa Marga, Adityawarman di gerbang tol Cililitan, Jakarta, Senin (16/4/2012).
Penambahan karyawan bukan berarti pemborosan. Justru tujuannya untuk memberi pelayanan terbaik bagi pemakai tol. "Setelah evaluasi, memang kita harus tambah. Ini bukan pemborosan," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pergantian shift kita majukan jadi jam 5. Saya kasih pengertian kepada karyawan bahwa ini pelayanan. Jadi ga ada lagi lampu merah. Atas kejadian pak Dahlan di pintu tol Senayan, kami evaluasi. Dan ada keselahan manusia. Saya bertanggungjawab," paparnya.
"Rata-rata yang kerja (shift pagi) adalah perempuan. Masalah manusia kan ada males ada rajinnya. Dengan alasan datang bulan," tegas Adit.
(wep/dru)










































