Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 9.170 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menipis 6,570 poin (0,16%) ke level 4.152,707 terseret arus negatif pasar saham Asia. Kekhawatiran atas krisis Eropa kembali muncul akibat tingginya yield surat utang Italia dan Spanyol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan, IHSG menipis 10,415 poin (0,25%) ke level 4.148,862 akibat aksi jual yang dilakukan investor lokal dan asing. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis.
Aksi ambil untung yang dilakukan investor terus berlanjut, indeks pun sempat ambles ke posisi terendahnya di 4.135,623. Belum ada sentimen positif yang bisa membantu indeks menguat.
Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (16/4/2012), IHSG ditutup menipis 12,696 poin (0,31%) ke level 4.146,581. Sementara Indeks LQ 45 ditutup turun tipis 4,692 poin (0,66%) ke level 707,590.
Saham-saham finansial dan perdagangan menjadi penopang bursa hari ini dengan menguat tipis. Tapi dengan delapan sektor melemah, IHSG tidak kuat menanjak ke zona hijau.
Saham-saham properti yang sudah naik tinggi mulai kena tekanan jual. Indeks sektor properti turun 1,07%, memimpin koreksi pasar saham. Dibuntuti saham-saham lapis dua di sektor industri dasar.
Investor asing melepas saham cukup banyak hari ini. Transaksi asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 312,055 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 104.988 kali pada volume 8,073 juta lot saham senilai Rp 3,635 triliun. Sebanyak 109 saham naik, sisanya 147 saham turun, dan 104 saham stagnan.
Bursa-bursa di regional kompak terpuruk di teritori negatif dengan pasar saham Jepang memimpin pelemahan. Sentimen negatif AS dan Eropa membuat bursa Asia tak berkutik.
Berikut situasi dan kondisi di bursa-bursa Asia sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun tipis 2,13 poin (0,09%) ke level 2.357,03. Â
- Indeks Hang Seng melemah 90,40 poin (0,44%) ke level 20.610,64. Â
- Indeks Nikkei 225 anjlok 167,35 poin (1,74%) ke level 9.470,64. Â
- Indeks Straits Times menipis 1,41 poin (0,05%) ke level 2.986,41. Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 750 ke Rp 73.550, Indocement (INTP) turun Rp 650 ke Rp 18.150, Bayan (BYAN) turun Rp 650 ke Rp 17.250, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 500 ke Rp 30.100.
(ang/dnl)











































