Jepang Suntik Dana Segar Rp 564 Triliun ke IMF

Jepang Suntik Dana Segar Rp 564 Triliun ke IMF

- detikFinance
Selasa, 17 Apr 2012 15:20 WIB
Jepang Suntik Dana Segar Rp 564 Triliun ke IMF
Tokyo - Jepang setuju menyuntikkan dana segar US$ 60 miliar (Rp 546 triliun) kepada International Monetary Fund (IMF) sebagai strategi mempertahankan ekonomi global dari pengaruh krisis dan utang Eropa, dilansir dari AFP (17/4/2012).

Keputusan ini dibuat beberapa hari sebelum rapat besar 20 pimpinan keuangan di Washington yang rencananya membahas isu karena kekuatiran baru muncul akibat hutang Spanyol yang membengkak. Dengan demikian, Jepang menjadi negara non zona Eropa pertama yang menyatakan komitmennya dan akan diumumkan secara resmi di rapat Jumat ini. Kontribusi zona Eropa sejauh ini telah mencapai US$ 200 miliar (Rp 1.820 triliun).

β€œHari ini Menteri Keuangan Jun Azumi mengumumkan rencana Jepang menyediakan US$ 60 miliar untuk memperkuat landasan keuangan IMF,” kata juru bicara sang menteri. β€œSaya pikir penting untuk mempublikasikan sikap kita jika ingin menjalin kesepakatan dini,” kata Azumi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pimpinan IMF Christine Lagarde menyambut kontribusi Tokyo dan mendorong negara anggota lainnya untuk mengikuti langkah Jepang. β€œIni merupakan kemajuan penting untuk mencegah dan melawan krisis serta mempromosikan stabilitas ekonomi global. Jepang punya catatan panjang membantu negara lain dan mendukung misi utama IMF yaitu stabilitas ekonomi negara-negara anggotanya,” kata Christine, Senin malam.

Awal tahun ini, lembaga keuangan berbasis di Washington ini mengatakan butuh tambahan US$ 500 milyar (Rp 4.550 triliun) untuk menolong negara-negara Eropa memperkuat pertahanannya terhadap krisis. Namun Christine baru-baru ini mengatakan, angka sebenarnya bisa lebih rendah.

Jepang telah berbicara dengan anggota lain seperti China dan negara-negara Eropa untuk memfinalisasikan kontribusinya. Jepang merupakan pemegang saham terbesar kedua IMF setelah Amerika Serikat. Mereka menerima putusan terbaru menteri keuangan zona Eropa untuk menaikkan dana bantuan sementara menjadi 700 miliar euro dari yang tadinya 500 miliar euro.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran masalah fiskal di Yunani, Irlandia dan Portugal ke negara anggota yang berekonomi lebih besar seperti Italia dan Spanyol. Azumi juga mengatakan Eropa belum cukup bertindak untuk mengatasi krisis keuangan mereka. Namun Azumi memuji taktik Bank Sentral Eropa yang memangkas bunga pinjaman menjadi 1% selama-lamanya.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads