Obligasi Ke-4 FIF Dapat Peringkat A+

Obligasi Ke-4 FIF Dapat Peringkat A+

- detikFinance
Rabu, 11 Agu 2004 15:31 WIB
Jakarta - Obligasi keempat PT Federal Internasional Finance (FIF) sebesar Rp 500 miliar, terdiri atas tiga seri mendapat peringkat A+ dari Pefindo. Obligasi ini berjangka waktu 370 hari sampai dengan tiga tahun. Obligasi itu terdiri atas tiga seri, yaitu seri A sebanyak Rp 200 miliar dengan jangka waktu 370 hari dan memberikan bunga tetap di kisaran 9,875-10,375 persen. Obligasi seri B sebanyak Rp 100 miliar berjangka waktu dua tahun dengan bunga tetap di kisaran 10,875-11,375 persen. Obligasi seri C sebesar Rp 200 miliar dengan jangka watu tiga tahun dengan bunga tetap di kisaran 11,875-12,375 persen.Demikian dijelaskan Presiden Direktur FIF, Ida Purwaningsih Lunardi, dalam jumpa pers penawaran obligasi di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (11/8/2004).Menurut Ida, dana hasil emisi obligasi ini seluruhnya akan digunakan untuk pembiayaan kredit kepemilikan motor. Obligasi tersebut dijamin dengan 60 persen piutang perusahaan.Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Bahana Securities dan PT Kresna Graha Securindo Tbk. Sedangkan wali amanat adalah PT Bank BRI Tbk. Obligasi ini direncanakan akan dicatatkan di BES pada 16 September 2004 dengan book building (masa penawaran awal) 12-19 Agustus 2004, masa penawaran 6-8 September 2004 dan penjatahan 9 September 2004. Menurut Ida, saat ini pangsa pasar FIF sebesar 63 persen dari total penjualan penjualan kredit sepeda motor Honda atau 39,8 persen dari seluruh penjualan Honda di Indonesia, baik secara tunai maupun kredit. Per Juni 2004 FIF mencatat pendapatan sebesar Rp 728,2 miliar dengan laba bersih Rp 159,1 miliar. Sedangkan per Desember 2003 pendapatan sebesar Rp 1,114 triliun dengan laba bersih Rp 211,6 miliar. Saat ini FIF memiliki total aset Rp 2,5 triliun dan total pembiayaan Rp 2,9 triliun. Revisi Target PembiayaanIda juga menjelaskan, untuk tahun 2004, FIF menambah jumlah unit pembiayaan motor sebanyak 680.000 unit dari target semula sebesar 550.000 unit. Revisi target pembiayaan tersebut karena Honda sebagai merek utama yang dibiayai FIF juga merevisi target penjualan tahun 2004 dari 1,650 juta unit menjadi 1,9 juta unit.Sedangkan nilai pembiayaan FIF hingga akhir tahun ini diperkirakan mencapai Rp 6,1 triliun, dimana per Juli 2004 sudah mencapai Rp 3,4 triliun dengan jumlah kendaraan yang dibiayai sebanyak 375.000 unit.Saat ini, FIF memberikan tingkat bunga kepada nasabah antara 24-28 persen. Diharapkan, dengan emisi obligasi tersebut, bisa menambah dana untuk pembiayaan yang dilakukan FIF. (nit/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads