Menurut Direktur Keuangan UNTR Gideon Hasan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/4/2012), curah hujan tinggi menyebabkan pengiriman alat ke lokasi pelanggan dan proses logistik menjadi agak terhambat.
Ia pun optimis target penjualan 9.500 unit alat berat akan tercapai di 2012. Peningkatan penjualan akan terjadi di periode mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus bisnis kontraktor pertambangan melalui PT Pamapersada Nusantara (Pama), UNTR mencatat kenaikan produksi menjadi 86,8 juta ton. Volume pemindahan tanah (overburden removal) naik 22% menjadi 796,4 juta bcm.
Sementara itu, UNTR juga sepakat membagikan deviden Rp 635 per lembar atau 40% dari laba tahun buku 2011. Total dividen yang disebar kepada pemegang saham mencapai Rp 2,37 triliun.
Sekitar Rp 185 per lembar deviden interim telah dibagikan pada 11 November tahun lalu. Sisanya Rp 450 per lembar akan dibagikan 30 Mei mendatang.
Sisa laba digunakan untuk dana cadangan dan saldo laba ditahan dalam rangka peningkatan modal kerja atau investasi perseroan.
(wep/dru)











































