Seperti dikutip dalam laporan keuangan perseroan, prestasi ini tidak lepas dari meningkatnya pendapatan usaha BWPT dari Rp 172,54 miliar menjadi Rp 267,65 miliar.
Kontribusi penjualan minyak kepala sawit diketahui paling besar dalam usaha perseroan sepanjang Januari-Maret 2012. Perseroan berhasil jual minyak sawit senilai Rp 242,95 miliar. Sementera inti kernel dan Tandan Buah Segar (TBS) tercatat masing-masing Rp 23,52 miliar dan Rp 1,16 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian masih ada anak usaha grup Sinar Mas, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) yang membeli senilai Rp 35,52 miliar. Juga PT Multimas Nabati Asahan Rp 87,71 miliar.
"CPO sales volumenya naik tinggi," kata Sekretaris Perusahaan BWPT Kelik Irwantono kepada detikFinance, Minggu (22/4/2012).
Laba kotor BWPT juga naik Rp 39 miliar dari Rp 124,34 miliar di triwulan I-2011 menjadi Rp 163,17 miliar hingga akhir triwulan I-2012. Laba usaha mereka juga naik menjadi Rp 119,81 miliar dari periode sebelumnya Rp 92,02 miliar.
Laba sebelum pajak hingga Maret 2012 berada pada posisi Rp 107,8 miliar, naik dari periode sebelumnya Rp 73,55 miliar. Sementara posisi aset BWPT kini Rp 4,127 triliun, naik dari tahun lalu Rp 3,58 triliun. Kewajiban juga naik tipis dari Rp 2,16 triliun menjadi Rp 2,61 triliun.
(wep/hen)











































