Dibuka Melemah Tipis, IHSG Bergerak Fluktuatif

Dibuka Melemah Tipis, IHSG Bergerak Fluktuatif

- detikFinance
Senin, 23 Apr 2012 09:36 WIB
Dibuka Melemah Tipis, IHSG Bergerak Fluktuatif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan awal pekan dengan melemah tipis 2 poin. Indeks bergerak fluktuatif cenderung melemah mengikuti arus pasar Asia.

Sementara nilai tuar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.180 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Pada perdagangan preopening, IHGS turun tipis 1,401 poin (0,04%) ke level 4.179,967. Sedangkan Indeks LQ 45 melemah tipis 0,357 poin (0,05%) ke level 712,706.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan awal pekan, Senin (23/4/2012), IHSG menipis 2,809 poin (0,06%) ke level 4.178,559. Indeks LQ 45 terkoreksi tipis 0,712 poin (0,09%) ke level 712,351.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah tipis 3,219 poin (0,08%) ke level 4.178,149. Sementara Indeks LQ 45 turun tipis 0,846 poin (0,12%) ke level 712,217.

Akhir pekan lalu, IHSG menguat 17 poin berkat aksi beli menjelang penutupan setelah seharian bergerak fluktuatif. Pergerakan indeks masih dibayangi krisis utang Eropa.

Sedangkan indeks-indeks saham di bursa Wall Street AS menutup akhir pekan di jalur hijau. Didorong oleh sentimen positif perekonomian AS, serta solidnya kepercayaan pebisnis di Jerman.

Bursa-bursa di Asia terkena koreksi dan kompak berjalan di zona merah atas situasi ekonomi dunia yang belum kondusif. Pergerakannya masih dalam rentang yang tipis.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai menipis 6,49 poin (0,27%) ke level 2.400,38.  
  • Indeks Hang Seng melemah 169,51 poin (0,81%) ke level 20.841,13.  
  • Indeks Nikkei 225 turun 34,84 poin (0,36%) ke level 9.526,52.  
  • Indeks Straits Times terkoreksi 10,99 poin (0,37%) ke level 2.983,49.  

Sementara nilai tuar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.180 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads