"Kami klarifikasi bahwa tidak ada pinjaman BNBR yang dalam posisi default saat ini. Isu yang mengatakan demikian jelas tidak akurat," ujar Direktur Utama BNBR, Bobby Gafur Umar dalam pesan elektronik yang diterima detikFinance, Senin (23/04/2012).
Menurut Bobby, perseroan tidak menerima surat pemberitahuan ancaman default dari Credit Suisse, melainkan permintaan tambahan jaminan saham atas pinjaman berjalan BNBR kepada Credit Suisse.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar yang beredar mengatakan, BNBR saat ini tengah dalam proses untuk menyelesaikan utang kepada Credit Suisse tersebut. BNBR dikatakan tengah dalam pembahasan intensif dengan 2 investor strategis untuk melakukan kerjasama strategis.
Sebelumnya, beredar kabar salah satu usaha Grup Bakrie itu tengah dalam kondisi default atas pinjaman kepada Credit Suisse senilai US$ 437 juta, dipicu pemberitaan dari Financial Times. Kabar ini sempat membuat pelaku pasar panik yang menyebabkan sejumlah saham grup Bakrie dilanda aksi jual.
(ang/dnl)











































