PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) batal untuk memberikan dividen di tahun ini meskipun meraup untung Rp 808 miliar di 2011 lalu. Apa alasannya?
Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar mengatakan, maskapai pelat merah ini batal untuk memberikan dividen karena sedang melakukan kuasi organisasi.
"Jangan lihat dividen. Tapi earning shared kita meningkat. Tidak diperbolehkan karena masih ada kuasa reorganisasi," jelas Emir usai rapat umum pemegang saham (RUPS) di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Jumat (27/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Garuda Indonesia berhasil meraup laba Rp 808,665 miliar di akhir 2011, naik 56% dibandingkan laba tahun sebelumnya Rp 518,151 miliar. Laba tumbuh akibat naiknya pendapatan dari penerbangan berjadwal.
(dnl/ang)











































