PGN Raup Pendapatan Rp 5,3 Triliun dalam Tiga Bulan

PGN Raup Pendapatan Rp 5,3 Triliun dalam Tiga Bulan

Metta Pranata - detikFinance
Senin, 30 Apr 2012 17:35 WIB
PGN Raup Pendapatan Rp 5,3 Triliun dalam Tiga Bulan
Jakarta - PT Perusahaan Gas Nusantara Tbk (PGAS) mencatat perolehan pendapatan pada triwulan pertama 2012 US$ 582,1 juta (Rp 5,3 triliun). Meningkat dari periode sebelumnya yakni US$ 534,6 juta (Rp 4,87 triliun).

PGN juga membukukan kenaikan laba operasi dan EBITDA, masing-masing sebesar US$ 276,5 juta (Rp 2,52 triliun) dan US$ 321,4 juta (Rp 2,92 triliun). Sementara laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga meningkat jadi USD 275,9 juta (Rp 2,51 triliun).

Total aset PGN juga meningkat stabil. Di penutupan tahun 2011, tercatat aset PGN mencapai US$ 3.401,9 juta (Rp 30,957 triliun) dan per 31 Maret 2012 naik ke angka US$ 3.606,2 juta (Rp 32,816 triliun).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama Januari–Maret 2012, volume penjualan gas bumi mencapai 787 MMSCF per hari, naik 7 MMSCF dari periode yang sama di tahun 2011. Segmen utama penjualan adalah sektor pembangkit listrik dan industri non pembangkit listrik. Diikuti oleh segmen komersial dan rumah tangga.

Sementara itu, besar volume transmisi penyaluran gas bumi per hari adalah 861 MMSCF, naik tipis 1 MMSCF dari triwulan pertama 2011. Sebagian besar pengelolaan dilakukan oleh PT Transportasi Gas Indonesia, anak perusahaan PGN. Jumlah pelanggan PGN juga meningkat dari 88,527 menjadi 89,701 pelanggan.

“PGN berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang terus meningkat. Maka kami merencanakan tambahan pasokan gas baru yang jadwal pengalirannya sesuai dari pihak hulu di tahun 2012 untuk wilayah Jawa Timur,” kata Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso dalam keterangan tertulis (30/4/2012).

Terkait dengan proyek pembangunan LNG FSRU Jawa Barat oleh afiliasi perusahaan, PT Nusantara Regas, saat ini konstruksi unit FSRU telah selesai dilakukan di Singapura dan selanjutnya akan diintegrasikan dengan perangkat fasilitas yang berada di Teluk Jakarta. Jika proyek ini sudah selesai, yang paling merasakan manfaat pemenuhan gas bumi adalah masyarakat di wilayah Jawa bagian Barat.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads