Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 0,594 poin (0,01%) ke level 4.181,326 alias bergerak stagnan menjelang pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) soal tingkat inflasi April. Pelaku pasar lakukan aksi wait and see.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan tingkat inflasi bulan April 4,5% secara tahunan, dan bulanan 0,21%. Angka ini sedikit di atas ekspektasi pasar masing-masing sebesar 4,46% dan 0,20%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (1/5/2012), IHSG menipis 9,625 poin (0,24%) ke level 4.171,107. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 2,494 poin (0,36%) ke level 708,881.
Saham-saham konsumer, aneka industri, perdagangan dan manufaktur masih mampu bertahan di zona hijau. Sementara enam sektor lainnya melemah, dipimpin saham agrikultur.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 73.304 kali pada volume 4,713 juta lot saham senilai Rp 1,872 triliun. Sebanyak 94 saham naik, sisanya 161 saham turun, dan 80 saham stagnan.
Kebanyakan bursa-bursa di regional hari ini tutup karena hari libur hari buruh alias May Day. Empat brusa yang berdagang, termasuk BEI, bergerak mixed hingga siang hari ini.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks All Ordinaries menguat 40,60 poin (0,91%) ke level 4.507,80. Â
- Indeks Nikkei 225 anjlok 128,14 poin (1,35%) ke level 9.392,75. Â
- Indeks NZSE 50 naik 16,63 poin (0,47%) ke level 3.572,51.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Surya Toto (TOTO) naik Rp 4.000 ke Rp 45.000, Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 3.000 ke Rp 161.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 600 ke Rp 59.800, dan Myoh (MYOH) naik Rp 325 ke Rp 3.450.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 600 ke Rp 39.100, Telkom (TLKM) turun Rp 250 ke Rp 8.250, Mayora (MYOR) turun Rp 200 ke Rp 19.800, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 200 ke Rp 21.200.
(ang/dru)











































