Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 15 poin akibat aksi beli di saham-saham berbasis konsumer atas kinerja emitennya yang positif. Tingkat inflasi yang naik tidak menyurutkan aksi beli investor.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.180 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.190 per dolar.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 0,594 poin (0,01%) ke level 4.181,326 alias bergerak stagnan menjelang pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) soal tingkat inflasi April. Pelaku pasar lakukan aksi wait and see.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengumuman ini tidak membuat indeks yang dari pagi tadi melemah balik arah ke zona hijau. Tapi tetap terpuruk di teritori negatif dengan koreksi tipis.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 9,625 poin (0,24%) ke level 4.171,107 menyusul keluarnya pengumuman inflasi April yang sedikit di atas ekspektasi pasar. Aksi beli masih minim pada perdagangan hari ini.
Setelah terpuruk di posisi terendahnya hari ini di 4.170,712, aksi beli selektif mulai terjadi. Secara perlahan indeks mulai balik arah ke zona hijau dan sempat mendaki ke level 4.196,289.
Menutup perdagangan, Selasa (1/5/2012), IHSG naik 15,252 poin (0,36%) ke level 4.195,984. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,045 poin (0,42%) ke level 714,420.
Saham-sama komoditas gagal balik arah ke teritori positif dan harus puas ditutup negatif. Sedangkan saham-saham konsumer memimpin penguatan bursa kali ini akibat aksi beli.
Investor asing sangat tidak bergarah hari ini, transaksinya cukup tipis. Transaksi asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) tipis senilai Rp 6,375 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 143.487 kali pada volume 9,478 juta lot saham senilai Rp 4,373 triliun. Sebanyak 119 saham naik, sisanya 143 saham turun, dan 104 saham stagnan.
Bursa saham China, Hong Kong, India, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan dan Thailand hari ini tutup karena libur nasional. Sementara bursa yang buka bergerak mixed.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore ini:
- Indeks All Ordinaries menguat 30,10 (0,67%) ke level 4.497,30.
- Indeks Nikkei 225 anjlok 169,94 poin (1,78%) ke level 9.350,95.
- Indeks NZSE 50 naik 21,45 poin (0,60%) ke level 3.577,32.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Surya Toto (TOTO) naik Rp 4.000 ke Rp 45.000, Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 4.000 ke Rp 162.000, Merck (MERK) naik Rp 1.100 ke Rp 149.600, dan Astra Internasional (ASII) naik Rp 750 ke Rp 71.750.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 250 ke Rp 8.250, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 200 ke Rp 18.200, Astra Agro (AALI) turun Rp 200 ke Rp 21.200, dan Adira Finance (ADMF) turun Rp 200 ke Rp 12.900.










































