"Yang ada dalam rencana IPO anak perusahaan adalah PT WIKA Beton dan PT WIKA Realty. Kita masih lihat waktu yang tepat, namun diperkiraan pada 2014," kata Direktur Keuangan WIKA, Ganda Saputra di kantornya, Selasa (1/5/2012).
Dua anak usaha ini sengaja dipilih melaksanakan IPO, agar WIKA Beton dan WIKA Realty dapat tumbuh lebih cepat dari yang direncanakan semula. Sebelum menjajakan sahamnya ke publik, anak usaha WIKA ini harus mengoptimalisasi kinerja mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
WIKA Beton setelah merampungkan pabrik beton pra cetak ke-8 di Cikampek, kembali membangun pabrik yang sama di Kalimantan Timur. Pembangunan pabrik ke-9 terlaksana triwulan III-2012 dan akan rampung tujuh bulan ke depan.
"Pabrik ini memproduksi 100 ribu beton per tahun. Kalimantan di puluh karena disana dalam rangka infrastruktur yang ada disana. Jadi kita sudah siap," tambah Direktur SDM dan Pengembangan WIKA, Tonny Warsono.
Pabrik ini memproduksi beton dengan bersistem putar dan getar. Beton cetak putar menghasilkan material jalan raya dan bangunan. Sedangkan beton getar biasa digunakan untuk lintasan kereta api.
Sementara WIKA Realty, siap mengembangkan bisnis properti. Suntikan modal tambahan siap dialokasikan induk usaha sebesar Rp 104 miliar dalam rangka akuisisi lahan baru.
(wep/ang)











































