"Kita siap, namun tepatnya pertengahan tahun atau akhir tahun itu belum tahu, sebab masih menunggu persetujuan pemegang saham dan ada proses persetujuan BUMN dan DPR RI," ujar Direktur Utama PT Pos Indonesia, I Ketut Mardjana usai acara BUMN Marketeers club di Gedung Filatelli, Jakarta, Rabu (2/5/2012).
Ketut menyatakan saat ini pihaknya telah menunjuk konsultan dari Ernst&Young untuk membuat rencana bisnis ke depan. "Itu untuk menyusun financial projection sebelum dan sesudah IPO," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dananya sedang disusun untuk pengembangan bisnis, perbaikan kantor pos di pedesaan hingga pengembangan IT," jelasnya.
Sayangnya saat ditanya berapa persen rencana saham yang akan dilepas, I Ketut masih merahasiakan. Menurutnya yang pasti saat ini disusun dulu bisnis plannya tersebut gimana.
"Kita lihat nanti, karena kembali tergantung kemarket. Untuk itu kita lihat bisnis plannya," tandasnya.
Sementara untuk PT Pos Indonesia Logistik, Ketut menyatakan rencana perusahaan tersebut akan ikut melantai di bursa sekitar tahun 2014-2015.
(nia/ang)










































