Bakal calon (Balon) ini akan mendaftarkan diri hari ini ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), yang juga batas akhir registasi.
"Hari ini tanggal 2 Mei. Iya dong harus (daftar), kalau nggak daftar ya telat," jelas Kiki di gedung BEI, Jakarta (2/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kiki pun mengaku tidak soal bersebrangan dengan bos-nya kini, Dirut BEI Incombent, Ito Warsito. "Boleh dong beda paket," tegasnya.
Seperti sudah diketahui publik, tiga paket Direksi Bursa sudah masuk daftar Bapepam-LK. Selain Harry, ada paket Ito Warsito dan Edgar Ekaputra yang kini menjabat sebagai Direktur PT Danareksa Persero.
Ito Warsito siap membawa amunisi baru yakni Hoesen sebagai Direktur Penilaian Perusahaan, Nicky Hogan sebagai Direktur Perdagangan, Hamdi Hasyarbaini Direktur Pengawasan, Jimmy Nyo Direktur IT, William Henley untuk Direktur Pengembangan, serta Anita sebagai Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia.
Untuk paket Edgar Ekaputra, akan membawa orang-orang berpengalaman di pasar modal seperti Hendra Lubis sebagai Direktur Penilaian Perusahaan, Kristian Manulang Direktur Perdagangan dan Pengaturan, Yoyok Isharyasa Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan, Patricius Sendjojo Direktur IT, Adrian Rusmana Direktur Pengembangan, dan Rudy Utomo sebagai Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia.
Ketua Bapepam-LK, Nurhaida mengaku sudah banyak informasi di pasar akan calon kuat Direksi BEI baru. Namun sayang ia masih bungkam.
Namun ia mensyaratkan beberapa hal bagi mereka yang ingin menjabat. Syarat pertama adalah bagaimana paket direksi mampu meningkatkan jumlah emiten. Direksi terpilih juga harus meyakinkan komite bagaimana menambah jumlah investor.
"Tugasnya meningkatkan jumlah emiten. Jangan segini-segini saja. Juga menambah jumlah investor. Yang sekarang belum signifikan," tuturnya.
Syarat lain adalah, direksi mampu mengamankan kegiatan pasar modal. Seperti kita ketahui, banyak sekali kejadian pembobolan dana investor oleh oknum atau kenakalan yang kerap dilakukan emiten.
"Selain itu, dalam pengembangan infrastruktur pasar modal, implementasinya belum. Jadi harus ada (direksi)," tuturnya.
Pada pemilihan kursi nomor satu BEI, Bapepam-LK juga akan menyeleksi secara ketat. Akan ada aturan baru penilaian kinerja secara terukur dalam bentuk key performance indicator (KPI).
(wep/ang)











































