"Akuisisinya ada satu-dua tambang di Kalimantan Timur. Kalori menengah ke tinggi," ungkap Direktur Keuangan ITMG, Edward Manurung dalam Investor Day di gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/5/2012).
Proses rencana akusisi lahan baru memasuki tahap feasebility study. Perseroan membidik lokasi penambangan dengan cadangan minimal 30 juta ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dana tergantung size, dan ini di luar capex," tambahnya. Perusahaan sendiri menganggarkan belanja modal di 2012 sebesar US$ 200 juta.
Sebagai informasi, tahun ini PT Indo Tambangraya membidik kenaikan produksi dan penjualan menjadi 27 juta ton batu bara pada tahun 2012, atau meningkat 2 juta ton dari periode sebelumnya 25 juta ton.
Menurut Presiden Direktur ITMG, Pongsak Thongampai, pengerukan batu bara dihasilkan dari lima anak usaha perseroan, diantaranya:
- PT Indominco Mandiri - produksi 2011 14,8 juta ton.
- PT Trubaindo Coal Mining - produksi 2011 7,1 juta ton.
- PT Jorong Barutama Greston - produksi 2011 900 ribu ton.
- PT Kitadin - Td. Mayang - produksi 2011 400 ribu ton.











































