Beban Produksi Tinggi, Laba Krakatau Steel Turun 58,9% di Awal 2012

Beban Produksi Tinggi, Laba Krakatau Steel Turun 58,9% di Awal 2012

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Rabu, 02 Mei 2012 14:47 WIB
Beban Produksi Tinggi, Laba Krakatau Steel Turun 58,9% di Awal 2012
Jakarta - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) mencatatkan laba bersih Rp 58,3 miliar pada triwulan I-2012, turun 58,9% dari periode sebelumnya. Peningkatan beban usaha menjadi alasan turunnya kinerja perseroan.

Menurut Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk Fazwar Budjang, perseroan juga menderita rugi kurs Rp 26,7 miliar dan beban usaha yang meningkat 59,3% dibanding triwulan I tahun sebelumnya (yoy).

Ia menambahkan, harga jual baja canai pasan (hot rolled coil/HRC) sepanjang triwulan I-2012 juga mengalami penurunan. Produksi sponge iron dan slab steel juga turun masing-masing 87,8% dan 49,5%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harga bahan baku iron ire pellet naik 11,3% menjadi US$ 240 per ton, hingga turun berkontribusi terhadap kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 37,3% (yoy)," paparnya.

Ia juga menyampaikan, revitalisasi pabrik Hot Strip Mill telah tuntas tahun lalu hingga dapat meningkatkan kapasitas produksi dari 2 juta ton per tahun menjadi 2,4 juta ton per tahun.

Selain itu, proyek pengelolaan bijih besi Kalimantan Timur melalui Meratus Jaya & Steel telah menyelesaikan pemasangan rotary klin. Untuk pembangkit listriknya baru 84,3% rampung.

"Untuk pembangunan pabrik blast furnace dan modenisasi fasilitas steel making, pekerjaan dilakukan MCC-CERI dan PT Krakatau Engineering," tuturnya.

"Adapun kontrak EPC, saat ini telah diperoleh persetujuan dari bank. Ditargetkan akan rampung triwulan IV-2014," kata Fazwar.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads