"Info terakhir yang saya dapat, Bakrie Group sudah memastikan akan melunasi utangnya ke Credit Suisse sebesar US$ 437 juta ketimbang melakukan top up jaminan saham," ujar seorang eksekutif di lantai bursa kepada detikFinance, Kamis (3/5/2012).
Utang sebesar itu didapat dari 20 kreditur yang digalang oleh Credit Suisse. Pendanaan untuk melakukan pelunasan itu akan diperoleh dari kerjasama strategis dengan beberapa investor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka hampir closed deal. Dari 4 investor yang berasal dari Eropa, Asia dan Timur Tengah, grup Bakrie akan memilih 2 investor," ujar si pelaku pasar itu.
Sebelumnya, beredar kabar salah satu usaha Grup Bakrie itu tengah dalam kondisi default atas pinjaman kepada Credit Suisse, dipicu pemberitaan dari Financial Times. Kabar ini sempat membuat pelaku pasar panik yang menyebabkan sejumlah saham grup Bakrie dilanda aksi jual.
Namun, manajemen BNBR membantah kabar dari luar negeri yang menyatakan perseroan sedang terancam situasi gagal bayar alias default. Credit Suisse selaku fasilitator pinjaman hanya meminta tambahan agunan saham atau top up karena situasi pasar yang kurang baik.
(wep/ang)











































