Direktur Keuangan TLKM Sudiro Asno menerangkan, periode Januari-Maret perseroan telah melakukan buyback Rp 1 triliun, sedangkan sepanjang 2011 telah dieksekusi pembelian saham kembali Rp 2 triliun.
"Total buyback yang sudah kami lakukan itu Rp 3 triliun. Jadi batas waktu kami untuk buyback itu hingga Desember," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sebenarnya masih tunggu kondisi pasar bagaimana. Bisa saja itu tidak kami lakukan semuanya," tegasnya.
Hingga akhir Maret perseroan telah menggunakan dana belanja modal Rp 3,5 triliun dari total yang dianggarkan Rp 15 triliun.
"Yang 2,4 triliunnya itu untuk Telkomsel dan sisanya untuk anak usaha kami. Mayoritas kami gunakan untuk pengembangan broadband," imbuhnya.
(wep/dnl)











































