Menurut Direktur Keuangan AALI, ketiga bank yang dimaksud adalah OCBC Bank Β US$ 25 juta, Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) US$ 10 juta, serta Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd. (BTMU) US$ 15 juta.
Utang ini dialokasikan untuk dana cadangan dan rencana sebagian pengembangan usaha. Utang baru perseroan berdurassi tiga tahun.
"Kita sudah closing refinancing utang US$ 50 juta. Ada dari tiga bank. Tiga bank itu bunganya berbeda-beda," tambahnya.
Diketahui, Astra Agro Lestari mencatat laba bersih Rp 378 miliar. Perseroan yang 79,7% sahamnya dimiliki oleh grup Astra mencatat penurunan harga rata-rata Crude Palm Oil (CPO) 7%.
Padahal produksi minyak sawit mengalami peningkatan 5% menjadi 289 ribu ton. Astra Agro juga mengalami kenaikan biaya produksi dan biaya operasional.
(wep/ang)











































