IHSG Masuk Area Jenuh Beli

Rekomendasi Saham

IHSG Masuk Area Jenuh Beli

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 04 Mei 2012 07:41 WIB
IHSG Masuk Area Jenuh Beli
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil mencetak rekor meski hanya naik tipis 4 poin. Penguatan indeks sedikit terhambat karena aksi ambil untung.

Menutup perdagangan, Kamis (3/5/2012), IHSG naik tipis 4,708 poin (0,11%) ke level 4.224,003. Sementara Indeks LQ45 menguat tipit 0,730 poin (0,11%) ke level 717,777.

Pasar saham Wall Street terkena koreksi menjelang pengumuman data tenaga kerja bulan April. Data sebelumnya yang mixed menjadi sinyal ekonomi Amerika Serikat (AS) belum sepenuhnya pulih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 61,98 poin (0,47%) ke level 13.206,59. Indeks The Standard & Poor's 500 melemah 10,74 poin (0,77%) ke level 1.391,57. Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 35,55 poin (1,16%) ke level 3.024,30.

Hari ini, indeks masuk area jenuh beli alias overbought setelah kemarin cetak rekor terbarunya. Sentimen negatif dari pasar global juga akan menjadi faktor pemberat.

Pergerakan bursa Asia pagi hari ini:

  • Indeks NZSE 50 melemah 7,88 poin (0,22%) ke level 3.568,82. Β 
  • Indeks KOSPI turun 4,30 poin (0,22%) ke level 1.990,81. Β 


Rekomendasi saham hari ini:
eTrading Securities
Secara teknikal, meskipun belum menyentuh level tertingginya di 4232, IHSG kemarin (3/5) berhasil ditutup menguat setelah bergerak mix. Indikator stochastic yang berada di area overbought telah memberikan signal jual (profit taking). Pada perdagangan hari ini (4/5), IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dikisaran 4,172 – 4,232. Saham – saham yang dapat diperhatikan a.l.BBRI, MAIN, KKGI.

Panin Sekuritas
IHSG kemarin akhirnya berhasil ditutup pada area positif setelah bergerak fluktuatif menjelang penutupan. Pergerakan indeks dibayangi oleh melambatnya pertumbuhan ekonomi global menyusul beberapa data ekonomi yang kurang menggembirakan dari China dan Eropa terkait data manufaktur dan tenaga kerja. Disisi lain, pergerakan indeks tertolong oleh sentimen laporan keuangan emiten kuartal 1. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Saham sektor pertambangan diperkirakan masih akan tertekan pada jangka pendek dimana rencana pelarangan ekspor mineral dalam bentuk mentah akan segera diumumkan oleh pemerintah. Selain itu harga komoditas yang masih tertekan akibat indikasi melemahnya perekonomian global juga menjadi katalis negatif. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.190-4.232. Saham pilihan : MAIN, ADHI, MEDC, LPKR, CTRA.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads