Menurut Direktur Utama BNBR, Bobby Gafur Umar, pembukuan laba bersih didapat atas kinerja investasi dan perdagangan yang tepat.
"Perolehan laba besih ini antara lain ditopang oleh pendapatan sektor perdagangan, jasa dan investasi yang meningkat signifikan, dari Rp 8,41 triliun pada 2010 menjadi RP 10,55 triliun pada 2011," kata Bobby dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (7/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dekonsolidasi terhadap PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) pada akhir 2010 ternyata tidak berpengaruh menciutkan pendapatan perseroan yang 211, yang tetap mencatatkan pendapatan yang tinggi," ucap Eddy.
Terjadi peningkatan pendapatan sektor perdagangan, jasa dan investasi, melalui anak usaha PT Bakrie Energy International. Kemampuan menurunkan kewajiban juga ditunjukkan BNBR dari 93,24% pada 2010 menjadi 88,03% di akhir tahun lalu.
"Kami yakin, usaha kami dalam menurunkan beban hutang akan terus memperlihatkan hasil yang positif," paparnya.
(wep/ang)











































