Pemilu Eropa 'Menghajar' Wall Street

Pemilu Eropa 'Menghajar' Wall Street

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 09 Mei 2012 07:40 WIB
Pemilu Eropa Menghajar Wall Street
New York - Memanasnya situasi politik Yunani menjadi kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Eropa sehingga membuat Wall Street terkena koreksi. Untungnya, aksi beli saham jelang penutupan bisa sedikit mengurangi koreksi.

Sepanjang perdagangan banyak saham terkena koreksi tajam, mengikuti jatuhnya bursa-bursa Eropa. Kekhawatiran akan keluarnya Yunani dari Uni Eropa dan kemungkinan ditolaknya rencana penghematan oleh pemerintah yang baru menohok pelaku pasar.

Indeks S&P 500 melewati level support 1.350 sejak terakhir pada awal Maret. Saat itulah aksi beli mulai dilakukan investor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak orang yang melihat 1.350 adalah level koreksi jangka pendek, posisi yang diharapkan untuk mulai beli di saat murah. Tapi bukan berarti situasi pasar juga aman dari Eropa," kata James Dailey, dari TEAM Financial Asset Management LLC di Harrisburg, Pennsylvania, dikutip dari Reuters, Rabu (9/5/2012).

Pemilihan presiden Prancis dan Yunani membuat partai oposisi yang menolak program penghematan kini berkuasa, sehingga fondasi ekonomi negara-negara tersebut dinilai cukup mengkhawatirkan.

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones turun 76,44 poin (0,59%) ke level 12.932,09. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 5,86 poin (0,43%) ke level 1.363,72. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 11,49 poin (0,39%) ke level 2.946,27.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads