Dibayangi Krisis Eropa, Wall Terkoreksi Lagi

Dibayangi Krisis Eropa, Wall Terkoreksi Lagi

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 10 Mei 2012 07:40 WIB
Dibayangi Krisis Eropa, Wall Terkoreksi Lagi
New York - Wall Street kembali melemah untuk kelima kalinya dalam enam perdagangan terakhir akibat dibayangi krisis utang Eropa. Tapi rencana pemberian dana talangan terbaru untuk Yunani bisa mengurangi koreksi.

Indeks Nasdaq dan S&P sempat naik ke zona hijau di tengah perdagangan setelah ada kabar bailout 5,2 miliar euro untuk Yunani tersebut.

Situasi di Eropa sudah menjadi katalis Wall Street dalam beberapa perdagangan terakhir. Investor semakin berhat-hati atas situasi yang belum kondusif tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat sulit untuk bertransaksi dengan tenang. Saya meminta klien untuk melakukan lindung nilai sampai Juli karena diprediksi akan banyak terjadi vilatilitas seperti beberapa hari ini," kata Randy Frederick, managing director Charles Schwab di Austin, Texas, dikutip dari Reuters, Kamis (10/5/2012).

Indeks volatilitas Wall Street, CBOE Volatility index, mennajak 5,8% ke level 20,15 posisi tertinggi dalam dua bulan terakhir.

Imbal hasil surat utang 10 tahun Spanyol naik lebih dari 6% menyusul rencana pemberian perlunya tambahan 35 miliar euro untuk membantu perbankan setempat. Sehingga, dana tersebut hanya bisa didapat lewat bantuan internasional.

Pada perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 97,03 poin (0,75%) ke level 12.835,06. Indeks Standard & Poor's 500 turun 9,14 poin (0,67%) ke level 1.354,58. Indeks Komposit Nasdaq terkoreksi 11,56 poin (0,39%) ke level 2.934,71.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads