Demikian hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan perseroan yang dipublikasikan, Kamis (10/5/2012). Porsi dividen mencapai 40% dari total laba bersih LSIP di 2011. Dalam rapat juga disepakati laporan keuangan tahun buku 2011.
Presiden Direktur LSIP, Benny Tjoeng menambahkan, jadwal pembayaran dividen pada 22 Juni 2012 dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi di 5 Juni 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terjadi kenaikan volume jual kelapa sawit dan benih bibit sawit. Penjualan juga ditopang oleh kenaikan harga komoditas, terutama sawit dan karet.
Kontribusi penjualan sawit sepanjang 2011 tercatat 80,5%, disusul kemudian karet 12,7%, benih 5,9%, dan lain-lain. Laba kotor pun mengikuti kenaikan pendapatan. Di mana laba ini naik 33,4% menjadi Rp 2,36 triliun.
Laba operasi juga mengalami kenaikan 47% menjadi Rp 2 triliun, dari periode sebelumnya Rp 1,37 triliun. Produksi sawit perseroan juga mengalami peningkatan menjadi 442,9 ribu ton. Sedangkan inti sawit 106,7 ribu ton. Produk keduanya naik 21% dan 15% dibanding periode yang sama tahun lalu.
"Hasil produksi yang kuat serta ditunjang oleh harga komoditas yang mendukung, telah menghasilkan peningkatan kinerja keuangan yang signifikan," kata Benny.
(wep/dnl)











































