Setia dengan Boeing & Airbus, Garuda Tidak akan Beli Sukhoi

Setia dengan Boeing & Airbus, Garuda Tidak akan Beli Sukhoi

Gede Suardana - detikFinance
Jumat, 11 Mei 2012 10:05 WIB
Setia dengan Boeing & Airbus, Garuda Tidak akan Beli Sukhoi
Nusa Dua - Pesawat Sukhoi SSJ 100 yang tengah 'promosi' di Indonesia mengalami nasib buruk. Di tengah isu penerbangan ini, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menyatakan tak akan pernah membeli pesawat buatan Rusia ini.

"Kita tidak akan pernah membeli (Sukhoi), karena Garuda sudah memakai pesawat jenis Airbus dan Boeing," kata Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Emirsyah Satar usai menandatangi kerjasama dengan China Airlines di hotel Sheraton Lagoon, Nusa Dua, Kamis malam (10/5/2012).

Emirsyah menjelaskan Garuda tidak membeli pesawat Sukhoi bukan terkait dengan kualitas pesawat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Soal kualitas (Sukhoi) saya tidak tahu. Yang jelas, kita tidak beli Sukhoi karena sudah punya Boeing dan Airbus. Kita tidak ingin menambah armada dengan tipe yang lain karena tidak akan efisien," jelasnya.

Disebutkan Emirsyah, GIAA telah memiliki 192 armada, yang terdiri dari 93 pesawat jenis Boeing dan dan 99 jenis Airbus. Pesawat ini digunakan oleh Garuda Indonesia dan Citilink. "Kita ingin pesawat yang aman, nyaman, dan handal," ujar Emisryah.

Diketahui, Garuda juga memilih untuk membeli pesawat Bombardier buatan Kanada, yang juga memiliki tipe sama seperti Sukhoi Superjet 100, yaitu berkapasitas sekitar 100 penumpang.

Tahun ini Garuda memang resmi membeli 18 pesawat jet berkapasitas 100 tempat duduk keluaran Bombardier asal Kanada. Dana yang dikeluarkan mencapai US$ 2 miliar atau sekitar 18 triliun. Dari 18 pesawat tersebut, 5 pesawat datang tahun ini langsung dan sisanya akan bertahap hingga 2015.

(gds/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads