Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.235 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.245 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah 11,047 poin (0,27%) ke level 4.122,584 akibat penuh tekanan jual. Belum ada sentimen positif yang bisa menjadi katalis penggerak indeks.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terpangkas 31,980 poin (0,78%) ke level 4.101,651 akibat aksi jual saham di saham unggulan. Saking dalamnya koreksi, indeks pun sempat meninggalkan level psikologis 4.100.
Koreksi indeks bisa sedikit ditahan oleh aksi beli menjelang penutupan. Beberapa sektor industri yang sempat jatuh kini mulai balik arah ke zona hijau.
Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (11/5/2012), IHSG turun 19,491 poin (0,47%) ke level 4.114,140. Sementara Indeks LQ45 melemah 3,427 poin (0,49%) ke level 696,544.
Sayangnya aksi beli jelang penutupan itu gagal membawa indeks ke teritori negatif karena masih maraknya tekanan jual. Saham-saham unggulan dan lapis dua masih dilepas investor.
Aksi beli selektif terjadi di saham-saham konsumer dan infrastruktur. Sementara delapan sektor di lantai bursa terkena koreksi.
Pekan ini asing terus-terusan menarik dana dari pasar modal. Hari ini transaksi asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 319,257 miliar di seluruh pasar.
Volume dan nilai perdagangan sedikit meningkat akibat adanya transaksi tutup sendiri (crossing) yang dilakukan Kim Eng Securities (ZP) terhadap saham Tempo Scan Pacific (TSPC) senilai Rp 2,12 triliun. Transaksi dilakukan di pasar negosiasi.
Tansaksi dilakukan di harga Rp 2.650 per lembar, diskon 8,6% dari harga penutupan saham TSPC kemarin di Rp 2.900. Sebanyak 1,6 juta lot sahamnya dipindahtangankan.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 56.220 kali pada volume 5,979 juta lot saham senilai Rp 3,904 triliun. Sebanyak 48 saham naik, sisanya 218 saham turun, dan 64 saham stagnan.
Bursa-bursa di regional masih kompak melemah di teritori negatif. Pergerakannya tidak banyak berubah sejak siang tadi. Sentimen Eropa masih membayangi pasar Asia.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 15,25 poin (0,63%) ke level 2.394,98. Â
- Indeks Hang Seng anjlok 262,65 poin (1,30%) ke level 19.964,63. Â
- Indeks Nikkei 225 turun 56,34 poin (0,63%) ke level 8.953,31. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 9.500 ke Rp 180.000, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 5.000 ke Rp 645.000, Tembaga Mulia (TBMS) naik Rp 1.800 ke Rp 10.800, dan Lion Metal (LION) naik Rp 1.550 ke Rp 9.350.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 800 ke Rp 20.800, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 800 ke Rp 36.850, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 800 ke Rp 16.250, dan Indomobil (IMAS) turun Rp 650 ke Rp 17.300.
(ang/dnl)











































