Situasi Politik Eropa Memanas, Wall Street Jatuh

Situasi Politik Eropa Memanas, Wall Street Jatuh

- detikFinance
Selasa, 15 Mei 2012 07:46 WIB
Situasi Politik Eropa Memanas, Wall Street Jatuh
New York - Saham-saham di bursa Wall Street membuka awal pekan dengan terkena koreksi akibat kembali memanasnya situasi politik Eropa, ditambah juga prediksi ekonomi China yang tumbuh lebih lambat dari perkiraan.

Indeks S&P 500 kembali jatuh untuk hari keempatnya dari lima perdagangan terakhir ke level terendahnya sejak Februari. Saham-saham yang sensitif terhadap pertumbuhan ekonomi, seperti bank dan energi, memimpin koreksi pasar.

Yunani berniat melakukan pembicaraan untuk membentuk pemerintahan koalisi, meski pemimpin partai sosialis Evangelos Venizelos meragukan pemerintahan baru itu akan terbentuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak orang yang sudah kehilangan kesabaran, Anda lihat apa yang terjadi di Yunani dan beberapa negara di Eropa, banyak pemilih yang mulai frustasi," kata Ken Polcari, Direktur ICAP Equities di New York, dikutip dari Reuters, Selasa (15/5/2012).

Saham-saham bank terbawa koreksi JPMorgan Chase & Co menyusul rencana pengunduran diri tiga eksekutifnya. Saham JPMorgan jatuh lagi 3,2% ke level US$ 35,79 setelah sebelummnya anjlok 9% akhir pekan lalu.

Selain itu, Kanselir Jerman Angela Merkel yang memimpin partai demokrat mengalami kekalahan di hari minggu, yang bisa berujung gagalnya program penghematan anggaran.

Tiga indeks utama di bursa paman sama itu melemah berbarengan setelah terkena kasi jual akibat bergugurannya bursa-bursa Eropa. Indeks S&P 500 sudah jatuh di bawah level support 1.340, sehingga bisa memicu aksi jual lebih lanjut.

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 125,25 poin (0,98%) ke level 12.695,35. Indeks Standard & Poor's 500 kehilangan 15,04 poin (1,11%) ke level 1.338,35. Indeks Komposit Nasdaq melemah 31,24 poin (1,06%) ke level 2.902,58.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads