Hal tersebut diungkapkan SBY di hadapan seluruh kepala daerah pada pembukaan Rakernas Tim Pengawas Inflasi Daerah (TPID) tahun 2012 di Hotel Grand Sahid Jaya, Rabu (16/5/2012).
"Paper trading, money trading ini yang membikin harga tidak riil. Ini yang menjadi kendala pada tingkat dunia," kata SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden SBY juga menjelaskan masalah infrastrukur, transportasi dan pungli menjadi penyebab ketidakstabilan harga pangan. Pentingnya akses informasi bagi para petani supaya memahami harga produk pertanian yang terbaru sangatlah krusial.
"Tengkulak akan tumbuh subur jika informasi tidak diberikan kepada petani. Informasi sangat-sangat penting," tutupnya.
(feb/ang)











































