Ketakutan Krisis Eropa Bikin Saham Facebook Loyo

Ketakutan Krisis Eropa Bikin Saham Facebook Loyo

- detikFinance
Sabtu, 19 Mei 2012 15:46 WIB
Ketakutan Krisis Eropa Bikin Saham Facebook Loyo
Jakarta - Pada debut perdananya di bursa Wall Street kemarin, saham Facebook mengecewakan investor karena hanya naik tipis dan turut membuat bursa jatuh. Ini karena sentimen negatif akan ketakutan krisis di Eropa.

Tak hanya Wall Street, pada perdagangan kemarin, berbagai bursa saham di dunia berjatuhan. Bahkan nilai tukar euro terhadap dolar AS turun ke level terendahnya dalam 4 bulan terakhir setelah perusahaan pemeringkat menurunkan peringkat bank-bank di Yunani dan Spanyol.

Beberapa investor tidak terlalu percaya pertemuan negara-negara G8 di AS akan menghasilkan aksi untuk menahan kejatuhan ekonomi Eropa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melantainya saham Facebook juga tidak cukup untuk membalikkan sentimen di pasar saham. Bahkan penjamin emisi IPO Facebook harus kerja keras memaksa harga saham jejaring sosial ini berada di atas harga awal US$ 38 per lembar.

"Banyak pihak khawatir akan krisis perbankan di Eropa yang akan memberikan efek terhadap perekonomian global dan pasar saham global," kata analis Neil MacKinnon seperti dikutip dari AFP, Sabtu (19/5/2012).

"Para investor khawatir terhadap larinya dana-dana dari perbankan eropa yang membuat nilai surat utang di AS, Inggrism dan Jerman jatuh," lanjut MacKinnon.

Pada perdagangan Jumat (18/5/2012), indeks FTSE 100 di London yang berisikan saham perusahaan-perusahaan kelas atas jatuh 1,33%, indeks DAX 30 di Frankfurt turun 0,6%, dan indeks CAC 40 di Paris turun 0,13%.

Sementara di bursa Wall Street, indeks Dow Jones jatuh 74,7 poin (0,6%) ke level 12.367,79. Indeks S&P 500 turun 9,77 poin (0,75%) ke level 1.295,09. Lalu indeks Nasdaq tempat saham Facebook bercokol juga turun 34,9 poin (1,24%) ke level 2.778,79.

Di Asia, indeks Nikkei Tokyo turun 2,99%, bursa Sydney terjun 2,67%, bursa saham Hong Kong turun 1,3%, dan indeks Shanghai jatuh 1,44%.

Kemarin di awal pembukaan perdagangan bursa Wall Street, saham Facebook sempat naik 11% ke level US$ 38,23 per saham, dan naik terus menjauhi harga perdananya US$ 38 per saham. Banyak investor yang memprediksi saham ini bakal melejit di hari pertama perdagangannya.

Namun di akhir perdagangan, kenaikan saham Facebook malah melemah dan 25% saham yang diperdagangkan di bursa malah dijual investor. Saham berkode 'FB' ini hanya naik 37 sen atau 0,97% di atas harga perdananya US$ 38 per lembar, atau di bawah ekspektasi investor.

Dengan harga perdana US$ 38 per lembar, saham Facebook memecahkan rekor pendapatan dalam sejarah 100 kali lebih tinggi, melawan Apple yang hanya 14 kali dan Google inc's 19 kali.

Facebook menjadi perusahaan jejaring sosial paling mahal dalam sejarah IPO perusahaan web AS, mengalahkan nilai Google pada 2004 yang mencapai US$ 23 miliar.

Facebook akan diperdagangkan dengan kode FB di Nasdaq. Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg masih jadi pemegang saham mayoritas dengan porsi 57,3%.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads