Menurut Direktur Utama BORN Alexander Ramlie, wacana penerbitan global bond sudah masuk agenda perseroan. Jika terlaksana, obligasi akan me-refinancing utang Standard Chartered yang masih berjalan.
"Kita masih pelajari untuk mengeluarkan bond. Ini lebih murah. Jika keluar dalam bentuk dolar AS karena usaha kita juga dalam dolar AS," kata Ramlie usai RUPS PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di Balai Kartini, Jakarta, Senin (21/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih telah berniat menerbitkan global bond, Ramlie belum dapat menyebut waktu pelaksanaannya.
BORN adalah salah satu perusahaan tambang batubara terbesar di Indonesia. Bahkan perseroan pada tahun buku 2011 menghasilkan laba Rp 1,83 triliun atau meningkat 4,25 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 348,85 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan, penjualan bersih BORN tahun lalu naik signifikan dari Rp 2,75 triliun menjadi Rp 6,08 triliun.
(wep/ang)











































