Saham Facebook terkena koreksi cukup dalam, hingga 11%, di perdagangan hari keduanya. Untung Indeks Komposit Nasdaq tidak ikut terseret, bahkan berhasil menanjak hingga 2,46%.
Saham raksasa jejaring sosial itu juga memberi sentimen negatif terhadap sesama saham teknologi di Nasdaq, seperti LinkedIn, dan Zynga. Keduanya ikut jatuh ke zona merah.
Saham LinkedIn terpangkas US$ 2,18 (2,20%) ke level US$ 96,84 per lembar. Sementara saham Zynga melemah US$ 0,07 (0,98%) ke level US$ 7,09 per lembar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Apple memang terbilang saham bluechip yang selalu menjadi motor penggerak indeks teknologi di Nasdaq. Wajar saja kapitalisasi pasar Apple per posisi kemarin mencapai US$ 524,83 miliar atau setara Rp 4.723,47 triliun.
Sementara Facebook, yang merupakan pendatang baru, hanya memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 72,76 miliar atau setara Rp 654,84 triliun.
Pada penutupan perdagangan kemarin, harga saham Facebook terpangkas US$ 4,2018 (10,99%) ke level US$ 34,03. Sebanyak 168,309 juta sahamnya ditransaksikan kemarin.
Jumat lalu, Facebook menggelar initial public offering (IPO) di harga US$ 38 per lembar. Pada perdagangan perdananya itu, sahamnya hanya naik 23 sen ke US$ 38,23 per lembar. (ang/dnl)











































