Grup Ciputra Bagi-bagi Dividen Total Rp 40 per Lembar

Grup Ciputra Bagi-bagi Dividen Total Rp 40 per Lembar

- detikFinance
Selasa, 22 Mei 2012 18:44 WIB
 Grup Ciputra Bagi-bagi Dividen Total Rp 40 per Lembar
Jakarta - Grup Ciputra melalui tiga perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Ciputra Surya Tbk (CTRS), PT Ciputra Property Tbk (CTRP) dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) sepakat membagikan dividen dengan total nilai Rp 40 per lembar.

Ketiga perusahaan Ciputra ini menyelenggarakan RUPS pada saat yang bersamaan. Ciputra Surya perusahaan yang memiliki banyak proyek di Surabaya dan Bali ini sepakat membagikan dividen Rp 25 per lembar. Pembagian dividen akan ditentukan direksi kemudian.

Tahun lalu perseroan meraih laba Rp 165 miliar, naik 90% dari posisi sebelumnya Rp 87 miliar. Pendapatan CTRS juga meningkat 36% dari Rp 593 miliar di 2010 menjadi Rp 805 miliar di 2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peningkatan ini didukung dengan proyek residensial di Surabaya yang semakin meningkat dan dilanjutkan dengan proyek baru di Bali," kata Chandr Ciputra dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/5/2012).

Perusahaan Ciputra lain, CTRP sepakat memberi dividen Rp 8 per lembar. Tidak disebutkan persentase dividen terhadap laba bersih perseroan. Yang jelas sepanjang 2011 CTRP meraih laba Rp 159 miliar, naik tipis dari periode sebelumnya Rp 155 miliar.

Sedangkan pendapatan CTRP di 2011 naik 24% menjadi Rp 440 miliar, dari posisi sebelumnya Rp 356 miliar. "Kenaikan ini kontribusi dari Ciputra World Jakarta 1 sebesar 20%, Mal Ciputra Jakarta sebesar 34%, Hotel Ciputra Jakarta sebesar 21%, Mal Ciputra Semarang sebesar 17% dan Hotel Ciputra Semarang sebesar 8%," ucap Chandra.

Satu anak usaha lain, Ciputra Development akan membagikan dividen Rp 7 per lembar. Dividen diambil dari sebagian laba bersih perseroan tahun buku 2011 yang mencapai Rp 325 miliar. Laba CTRA naik Rp 67 miliar (26%) dibandingkan periode sebelumnya.

Perseroan diketahui menghasilkan pendapatan Rp 2,18 triliun, atau naik 29% dari posisi sebelumnya Rp 1,69 triliun. Kenaikan pendapatan Rp 485 miliar karena kontribusi pendapatan atas penjualan rumah dan apartemen.
(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads