Saham Unggulan Kena Profit Taking, IHSG Melemah 22 Poin

Saham Unggulan Kena Profit Taking, IHSG Melemah 22 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 23 Mei 2012 09:36 WIB
Saham Unggulan Kena Profit Taking, IHSG Melemah 22 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 22 poin akibat aksi ambil untung di saham-saham unggulan yang kemarin berhasil menguat. Investor masih menunggu hasil pertemuan petinggi Eropa soal krisis utang.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis di posisi Rp 9.275 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.280 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 19,483 poin (0,48%) ke level 4.001,617. Sedangkan Indeks LQ45 turun 4,971 poin (0,73%) ke level 674,222.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, Rabu (22/5/2012), IHSG dibuka berkurang 22,818 poin (0,57%) ke level 3.998,282. Indeks LQ45 dibuka melemah 5,516 poin (0,81%) ke level 673,677.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG ambles 46,282 poin (1,15%) ke level 3.974,818. Sementara Indeks LQ45 anjlok 8,249 poin (1,36%) ke level 669,944.

Kemarin, IHSG melaju 80 poin akibat aksi beli pada saham-saham yang sudah terdiskon. Indeks berhasil kembali ke level psikologis 4.000.

Semalam, Wall Street berakhir flat setelah seharian bergerak fluktuatif. Pelemahan saham-saham energi berhasil melibas penguatan sektor finansial.

Bursa-bursa di regional membuka perdagangan pagi ini rata-rata dengan koreksi di zona merah. Hanya pasar saham China yang masih mampu naik tipis.

Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,25 poin (0,05%) ke level 2.374,56.  
  • Indeks Hang Seng anjlok 237,03 poin (1,24%) ke level 18.802,12.  
  • Indeks Nikkei 225 melemah 82,45 poin (0,94%) ke level 8.646,84.  
  • Indeks Straits Times turun 29,03 poin (1,03%) ke level 2.794,72.  

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat tipis di posisi Rp 9.275 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.280 per dolar AS.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads