Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, menyelesaikan transaksi penjualan 30,2 juta saham perusahaan jejaring sosial miliknya senilai US$ 1,1 miliar (Rp 10 triliun). Meski nilainya tinggi, tapi hampir seluruhnya dipakai bayar pajak.
Saham pribadi milik Zuckerberg itu dihargai US$ 37,58 per lembar, sehingga totalnya mencapai US$ 1,1 miliar. Berdasarkan laporan Facebook kepada Securities and Exchange Commission (SEC) yang dikutip dari LA Times, Rabu (23/5/2012), sebagian besar dananya akan masuk ke kantong pemerintah melalui pajak.
Sayang sekali, padahal uang sebanyak itu bisa digunakan untuk membeli sebuah pulau kecil maupun satu kota kecil di pinggiran untuk menghibur para bos Facebook yang sedang murung gara-gara sahamnya terus anjlok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sahamnya sempat naik tinggi ke level US$ 45 per lembar, tapi akhirnya ditutup hanya naik 23 sen ke level US$ 38,23 per saham pada perdagangan perdana.
Pada perdagangan kedua di hari Senin, saham Facebook kembali jatuh, dan akhirnya ditutup US$ 31 per lembar pada perdagangan hari ketiga, dengan posisi terendah di US$ 30,94.
Zuckerberg yang baru saja menikah itu memegang kepemilikan 503,6 juta saham di Facebook. Nilainya kini sempat turun hingga US$ 15,58 miliar, padahal sebelumnya sempat US$ 22,67 miliar.
Hingga penutupan perdagangan kemarin, nilai kepemilikan saham milyuner berumur 28 tahun itu di Facebook 'hanya' US$ 15,61 miliar atau setara Rp 140,5 triliun. (ang/dnl)











































