Seperti dikutip dari CNN, Kamis (24/5/2012), pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, saham Facebook naik 3,2% ke level US$ 32 per lembar. Meski masih di bawah harga IPO, setidaknya penguatan ini bisa meredam kekecewaan investor.
Sahamnya masih 15% lebih rendah dari harga initial public offering (IPO) di US$ 38 per lembar, yang mulai diperdagangkan di Nasdaq akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi korporasi ini merupakan IPO terbesar sepanjang sejarah perusahaan teknologi, termasuk juga yang paling mengecewakan. Nasdaq juga sempat menunda perdagangan saham perdana Facebook selama setengah jam karena masalah teknis.
Beberapa analis menilai harga saham yang dipatok terlalu mahal. Memang Facebook berjanji akan menggenjot jumlah penggunanya hingga 900 juta, tapi perusahaan itu lupa pemasukan utamanya adalah dari iklan.
(ang/wep)











































