Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 2,557 poin (0,07%) ke level 3.979,021 akibat aksi tunggu yang dilakukan investor. Pelaku pasar masih menunggu hasil pertemuan petinggi Yunani terkait krisis utang.
Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Sempat turun di awal perdagangan, indeks lalu naik ke posisi tertingginya di 3.992,580. Tapi tak lama indeks pun kembali turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (24/5/2012), IHSG turun 9,141 poin (0,23%) ke level 3.972,437. Sementara Indeks LQ45 melemah 2,468 poin (0,37%) ke level 671,418.
Empat sektor berhasil menguat akibat aksi akumulasi saham murah, yaitu sektor industri dasar, tambang, agrikultur dan properti. Namun saham-saham di enam sektor lainnya masih terkena tekanan jual.
Investor asing masih rajin lepas saham. Hingga siang ini nilai penjualan bersihnya sudah mencapai ratusan miliar, nilai yang cukup tinggi dalam setengah hari perdagangan.
Aksi jual dipicu oleh situasi Eropa yang belum kondusif. Meski Yunani membatalkan niatnya untuk keluar dari Uni Eropa, namun kondisi kesehatan perbankan setempat masih mengkhawatirkan.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 54.552 kali pada volume 3,348 juta lot saham senilai Rp 1,668 triliun. Sebanyak 125 saham naik, sisanya 95 saham turun, dan 98 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih kompak bergerak di zona merah. Koreksi hari ini dipimpin oleh pasar saham Jepang yang turun hampir satu persen.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 7,39 poin (0,31%) ke level 2.356,05. Â
- Indeks Hang turun 103,81 poin (0,55%) ke level 18.682,38. Â
- Indeks Nikkei 225 ambles 56,23 poin (0,66%) ke level 8.500,37. Â
- Indeks Straits Times menipis 1,57 poin (0,06%) 2.781,99. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Agro (AALI) naik Rp 600 ke Rp 18.950, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 500 ke Rp 15.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 300 ke Rp 53.000, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 300 ke Rp 60.250.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Goodyear (GDYR) turun Rp 500 ke Rp 11.500, United Tractor (UNTR) turun Rp 500 ke Rp 25.000, Unilever (UNVR) turun Rp 300 ke Rp 20.900, dan Telkom (TLKM) turun Rp 300 ke Rp 7.450.
(ang/wep)











































