IHSG Berkurang 9 Poin Terkena Sentimen Regional

IHSG Berkurang 9 Poin Terkena Sentimen Regional

- detikFinance
Selasa, 29 Mei 2012 09:38 WIB
IHSG Berkurang 9 Poin Terkena Sentimen Regional
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 9 poin akibat sentimen negatif dari pasar regional. Situasi di Eropa yang belum juga membaik membuat pelaku pasar belum gencar bertransaksi.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 9.380 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 9.500 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 9,153 poin (0,23%) ke level 3.909,523. Sedangkan Indeks LQ45 menipis 2,336 poin (0,35%) ke level 658,301.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, Selasa (29/5/2012), IHSG melemah 9,501 poin (0,25%) ke level 3.909,184. Indeks LQ45 turun 2,445 poin (0,37%) ke level 658,192.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG berkurang 16,053 poin (0,41%) ke level 3.903,499. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 3,569 poin (0,54%) ke level 675,068.

Kemarin, IHSG berhasil berbalik arah ke zona hijau dan meraup 16 poin, setelah pada pagi hari hingga siang terus berada di zona merah.

Sedangkan pasar saham Wall Street tidak berdagang karena tutup menyambut hari libur nasional, yaitu Memorial Day pada hari Senin waktu setempat.

Bursa-bursa di Asia pagi hari ini bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Hanya pasar saham China yang masih mampu naik tipis.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,51 poin (0,02%) ke level 2.361,88.  
  • Indeks Hang Seng menipis 13,27 poin (0,07%) ke level 18.787,72.
  • Indeks Nikkei 225 melemah 34,01 poin (0,40%) ke level 8.559,14.  
  • Indeks Straits Times turun 2,94 poin (0,11%) ke level 2.784,28.  

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat di posisi Rp 9.380 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 9.500 per dolar AS.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads