Dikutip dari siaran pers perseroan, Selasa (29/5/2012), total pendapatan LPKR selama tiga bulan pertama tahun ini meningkat 33% menjadi Rp 1,171 triliun dari Rp 882 miliar untuk periode yang sama di 2011.
Pendapatan divisi usaha Hospitals alias rumah sakit meningkat 40% menjadi Rp 402 miliar sejalan dengan meningkatnya rata-rata pendapatan dari pasien rawat jalan dan rawat inap, juga dari rumah sakit baru yang telah dibuka yaitu Jambi, Balikpapan, dan MRCCC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian pula pendapatan dari Large Scale Integrated Developments naik 47% menjadi Rp 203 miliar, dengan bertambahnya pengakuan pendapatan dari Kemang Village dan The St. Moritz sejalan dengan progres pembangunan kondominium.
Pendapatan dari divisi Commercial yang terdiri dari Retail Malls & Hotels, tumbuh 19% menjadi Rp 114 miliar dibandingkan tahun lalu.
Sekalipun masih memberikan kontribusi yang relatif kecil, unit usaha Asset Management mencatat pertumbuhan 23% menjadi Rp 108 miliar, yang merupakan hasil meningkatnya fee yang diperoleh sebagai bagian dari peningkatan AUM dari dua REIT yang disponsori oleh LPKR.
Pendapatan recurring LPKR terus meningkat dan memberikan kontribusi 53% dari total pendapatan Perseroan di kuartal I tahun ini.
(ang/dnl)











































