Menurut kabar di Wall Street, AS, muncul sentimen negatif akibat rencana Facebook untuk meluncurkan ponsel buatan sendiri, sebagai strategi untuk meningkatkan pendapatannya.
Dikutip dari AFP, Rabu (30/5/2012), langkah Facebook untuk menggenjot pendapatan melalui masuk ke pasar ponsel dinilai pasar tidak akan mulus. Karena, pasar ponsel sudah lebih dahulu didominasi oleh Google Inc and Apple.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham raksasa jejaring sosial itu sempat menyentuh US$ 28,65 per lembar kemarin, sebelum akhirnya berhenti diperdagangkan di US$ 28,84, tepatnya jatuh 9,6%.
Jatuhnya saham Facebook itu tidak dibarengi dengan koreksi di saham-saham teknologi lainnya. Investor menjadi bertanya-tanya mengenai prospek bisnis perusahaan milik Mark Zuckerberg itu.
Sejak melangsungkan penawaran perdana pada 18 Mei di harga US$ 38, kapitalisasi pasar perusahaan berumur 8 tahun itu mencapai US$ 25 miliar, hampir menyamai Morgan Stanley sang penjamin emisi di IPO.
(dnl/ang)











































